Sabtu, 22 Oktober 2016

Instalasi dan Konfigurasi - Step 2





         CodeIgniter merupakan aplikasi open source yang berupa framework PHP dengan model MVC (Model, View, Controller) untuk membangun website dinamis dengan menggunakan PHP. CodeIgniter memudahkan developer untuk membuat aplikasi web dengan cepat mudah dibandingkan dengan membuatnya dari awal. CodeIgniter dirilis pertama kali pada 28 Februari 2006. 

Langkah yang pertama kali kita lakukan adalah mendownload codeigniter versi terbaru pada situs resmi codeigniter.com. setelah itu mengextrack source code tersebut dan mengubah nama nya menjadi codeigniter lau pindahkan ke folder htdocs.
Untuk mencoba apakah proses instalasi berhasil atau tidak silahkan akses URL http://localhost/codeigniter/.  jika berhasil maka akan tampil welcome to codeigniter

Langkah Selanjutnya adalah konfigurasi, silahkan buka file config.php yang ada pada  folder application/config dan setting sesuai dengan konfigurasi dibawah ini :



$config['base_url'] = 'http://localhost/codeigniter/';

$config['index_page'] = '';



selanjutnya kita akan mengatur library apa saja yang di butuhkan selama proses development. konfigurasi ini terdapat pada file autoload.php yang ada folder application/config. silahkan ikuti setting berikut ini :


$autoload['libraries'] = array('database');

$autoload['helper'] = array('form','url');

karna kita memanggil library database maka pastingan settingan konfigurasi databasenya sudah anda isikan dengan benar sesuai dengan settingan di web server. konfigurasi database pada framework codeigniter bisa anda temukan pada file database.php yang ada di dalam folder application/config.

$active_group = 'default';
$query_builder = TRUE;

$db['default'] = array(
'dsn' => '',
'hostname' => 'localhost',
'username' => 'root',
'password' => '',
'database' => 'codeigniter', (isi sesuai nama database anda)
'dbdriver' => 'mysqli', 
'dbprefix' => '',
'pconnect' => FALSE,
'db_debug' => (ENVIRONMENT !== 'production'),
'cache_on' => FALSE,
'cachedir' => '',
'char_set' => 'utf8',
'dbcollat' => 'utf8_general_ci',
'swap_pre' => '',
'encrypt' => FALSE,
'compress' => FALSE,
'stricton' => FALSE,
'failover' => array(),
'save_queries' => TRUE
);


Jika Belum Memiliki DATABASE ->
Selanjutnya kita membuat database baru dengan nama codeigniter dan isikan script berikut untuk membuat struktur tabel dan meng insert beberapa record yang dibutuhkan.

CREATE TABLE IF NOT EXISTS `buku` (
  `buku_id` varchar(5) NOT NULL,
  `buku_nama` text NOT NULL,
  `buku_harga` int(11) NOT NULL
) ENGINE=InnoDB DEFAULT CHARSET=latin1;

--
-- Dumping data for table `buku`
--

INSERT INTO `buku` (`buku_id`, `buku_nama`, `buku_harga`) VALUES
('HR001', 'CODEIGNITER', 90000),
('HR002', 'PHP', 95000),
('HR003', 'MYSQL', 145000),
('HR004', 'JAVASCRIPT', 115000),
('HR005', 'LARAVEL', 80000);

/*!40101 SET CHARACTER_SET_CLIENT=@OLD_CHARACTER_SET_CLIENT */;
/*!40101 SET CHARACTER_SET_RESULTS=@OLD_CHARACTER_SET_RESULTS */;
/*!40101 SET COLLATION_CONNECTION=@OLD_COLLATION_CONNECTION */;

sekian tutorial kita kali ini
salam SENIKODING

0 komentar:

Posting Komentar